Indahnya Saling Berbagi

Selasa, 09 November 2010
Berbagi dan memberi itu yang dianjurkan dalam agama islam. dan ada yang lebih nikmat dari memberi yaitu : memberikan dengan tangan kanan sedangkan tangan kiri tidak tahu. yang artinya : memberi dengan ketulusan hati tanpa mengingatnya lagi.

Keutamaan orang yang membagi adalah sbb:
Indahnya Saling Berbagi
1.Hidup Bahagia dan senang
2.Makin sering berbagi makin bertambahnya
rizki.

Keutamaan kita yang berbagi adalah sbb:
1.Orang yang berbagi mempunyai nama
tersendiri
    Misalnya : Dermawan, dibanding orang pelit,dicap gendut itu tidak ada gunanya. Kaya harta, tapi  tidak dikasihkan kepada orang yang membutuhkan. Pelit semuanya adalah sehina-hinanya dimata Allah.
2. Shodaqoh
     Makin banyak kita shodaqoh,makin banyak rizki yang kita dapatkan dan dapat terhindar dari Bala'. Akan membuat jiwa tenang, tentram dan senang. Segala sesuatu yang diberi oleh ALLAH SWT itu adalah: Rizki yang harus kita syukuri.

Ada 5 Pantangan dalam berbagi yaitu sbb:
1. Berbagi dalam kemaksiatan, berbagi harta haram, mengajarkan Ilmu Maksiat.
2. Menunda menolong Orang.
     Ingat, sekali kesempatan datang besok tidak akan datang lagi. Siapa tahu itu adalah petunjuk ALLAH SWT yang tidak sengaja kita ketahui.
3. Menyakiti yang diberi.
     Kalau memberi sesuatu pada Oranglain, harus dengan kata-kata yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari pada Shodaqoh yang disertai karena sesuatu. sifat itu justru malah lebih buruk, oleh karena itu Pemberian yang disertai menyakitkan adalah laknat.
4. Mengungkit2 / mengingat2 sesuatu.
5. Jangan pernah berharap balasan.
     Kalau kita berbuat sesuatu, rizki kita justru lebih baik ketika berbuat yang penting dan terpuji dan ALLAh SWT akan membalasnya sendiri dengan porsi yang lebih.

Sebuah alkisah yang meggambarkan bahwa segala sesuatu harus dilakukan dengan Ikhlas.

Ada seorang Ustadz, dia tinggal disebuah desa. Hidupnya pas-pasan, beliau tidak mempunyai harta yang banyak melainkan Ilmu. Keseharian beliau adalah mengajar, mengajar diberbagai Ponpes. Namun, apa balasan yang diperoleh dari para santrinya yaitu : Kecerdasan, kepintaran, keloyalan. Ustadz dengzn semangat, ikhlas sepenuh hati mengajarkan Ilmu yang pernah ia pelajari semenjak dewasa.
Beliau dapat mendidik anaknya sampai pintar dan cerdas hingga ke Perguruan Tinggi. Dengan anaknya yang pandai, anak tsb bertemu pendamping hidupnya yang sholeha. Akhirnya ia hidup bahagia. Sebaik-baiknya anak, Orangtua juga dapat baiknya begitu juga sebaliknya. Ingat orang yang sukses tidak ada yang memuji. Berarti guru yang sukses adalah : guru yang telah mengajarkan / menularkan ilmu kepada murid-muridnya. Tidak harap balasan apapun,namun guru mengharapkan Kecerdasan dan Kepintaran yang ada pada muridnya. Kita dapat dikatakan sukses ketika melakukan perbuatan terpuji, dan itu pun dilakukan secara Continue.

0 komentar:

Posting Komentar